Minggu, 22 Januari 2012

PLT Sekdakab Tuba Barat Akan Panggil Kabag Persidangan dan Risalah

KABAG PERSIDANGAN DAN RISALAH.
ERAWAN,SE

 









 
 Wakil ketua I DPRD Tuba Barat Bukhori Muzammil



       
                                                                                                                  PLT SEKDAKAB TUBA BARAT
                                                                                                                       Pahada Hidayat,SH.MH
  
Tulang Bawang Barat,Sidak post.  Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan di hotel Grand Asia Jl. Bandengan Selatan 88 Jakarta Utara . yang diselenggarakan oleh lembaga “Widya Parlemen” Pusat Study Peningkatan dan Pengembangan Kapasitas Legislatif, yang dikuti  oleh para anggota DPRD Tulang Bawang Barat pada tanggal 24 s/d 27 November 2011 yang lalu, menuai masalah. Tidak tanggung-tanggung, bimtek kolektif yang sempat menuai kritik dari sejumlah komponen masyarakat Tulang Bawang Barat itu, semakin santer dan mulai menghebohkan . untuk sekedar diketahui beberapa edisi yang lalu Surat kabar sidak Post telah memuat berita dengan Judul Terkait Bimtek , Anggota DPRD Tuba Barat Disinyalir dapat Aliran dana Misterius, berdasarkan pantauan wartawan koran ini  semenjak dari di beritakan dikoran ini  pada edisi 148 di pertengahan bulan Desember yang lalu , kini membuat para wakil rakyat di kabupaten tersebut menjadi bungkam. Mereka kebanyakan menghindar dari pertanyaan wartawan, dan yang lebih ironisnya lagi koran yang beredar disekretariat DPRD Tuba Barat yang memuat berita tentang dugaan penyimpangan Dana pelaksanaan program Bimtek anggota DPRD Tuba Barat di Jakarta tersebut ,semuanya dikumpulkan oleh Erawan selaku kabag Persidangan dan Risalah di Sekretariat DPRD Tuba Barat untuk di Vakumkan agar koran tersebut tidak menyebar dan tidak dibaca . Ada apakah dibalik semua masalah ini..... ? .  
Pada saat di konfirmasi  oleh wartawan koran ini bersama rekan seprofesi dari koran Tekad  diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu, Wakil ketua I DPRD Tuba Barat Bukhori Muzammil mengatakan, mengenai uang saku saya tidak tahu , saya hanya langsung tandatangan-tandatangan saja, Malah kadang-kadang saya serahkan dengan staf dan saya bagikan kepada mereka ,Karena urusan saya banyak. kalau masalah teknisnya tanya kesekretariat saja. Karena saya gak inget ,saya banyak kerjaan ,sibuk sekali saya untuk mendisposisikan surat saja tiap hari  40 s/d 50 surat,  Kalau mengenai dana yang saya dapatkan yaitu sebesar Rp.1.700.000,- tetapi yang saya terima berkisar Rp.1.500.000,- karena sudah saya bagikan ke staf, “ Ujarnya.
Lanjut Bukhori, ia selalu ikut dalam pelaksanaan kegiatan Bimtek. Dan yang menyelenggarakan Bimtek bukan hanya satu lembaga, karena banyak lembaga lainnya yang juga sudah mendapatkan sertifikasi dari DEPDAGRI. Di sela-sela pembicaraan ,Kepada wartawan Bukhori menunjukkan Sms dari salah satu lembaga yang menawarkan undangan untuk mengikuti kegiatan bimtek  , Nah...! ini saja saya baru  mendapatkan sms dari lembaga “Widya Nusantara” Jl Sarang Bangau No.14 Marunda Jakarta, untuk melakukan penawaran. Ditegaskan Bukhori , dan ini semua tidak mengikat dan tidak ada Mou dan itu sifatnya hanya dinamis . Dalam tanda kutip mereka berebut atau sangat Proaktif untuk menawarkan undangan kepada kita,karna lembaga-lembaga yang menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas legislatif itu banyak sekali ,ada ratusan lembaga di jakarta . mengenai mekanisme Bimtek ini kita menerima undangan , melihat materi, kalau cocok dan melihat waktunya pas kita ikut , bukan Cuma datang-datang saja.  Mengenai akomodasi semuanya dari lembaga yang mengundang , dan dari sekretariat  hanya menyiapkan uang saku dan transportasi saja. Disinggung mengenai lembaga yang mennyelenggarakan program Bimtek, apa kontribusinya untuk pihak penyelenggara....? Bukhori  menambahkan , “ bahwa semuanya tidak ada kontribusi untuk pihak penyelenggara “. Pada saat ditanyakan mengenai anggaran untuk Bimtek Bukhori mengatakan, waduh.....saya tidak tahu dek...! kami ini Cuma,apa yaaah istilahnya kami ini hanya pelaksana  itu sudah ranah disekretariat, karena secara teknis semuanya sekretariat yang mengurus, Jadi silakan tanyakan kesekretariat dan mereka lebih tahu, “Pungkasnya.
Pelaksana Tugas Plt. Sekertaris daerah kabupaten (Sekdakab) Tuba Barat Pahada Hidayat,SH.MH melontarkan Stateman, pada saat dikonfirmasi oleh wartawan koran ini pada Tanggal 16 Januari 2012 diruang kerjanya, mengatakan bahwa ,”saya akan panggil yang bersangkutan ( Erawan.Red ) selaku Kabag Persidangan dan Risalah disekretariat DPRD Tuba Barat, untuk menindaklanjuti sejauh mana kebenarannya. Terus terang sejauh ini saya malah belum tahu dari hasil kegiatan program  Bimtek yang dilaksanakan, karena belum ada laporan pelaksanaan kegiatan tersebut dari sekretariat DPRD. Dan saya baru tahu ada permasalahan ini  karena sudah baca dari koran ini “ Ujarnya Sembari menunjukkan kedua koran tersebut.
Menyikapi hal ini dalam konteks Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD Tuba Barat sejumlah elemen masyarakat meminta kepada pihak yang berkompeten seperti, kejaksaan, kepolisian, dalam hal ini untuk segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan
dana bimbingan teknis DPRD Tuba Barat, dan agar bisa mengungkap aliran dana misterius yang telah masuk ke tubuh DPRD Tuba Barat. @(andi irawan )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar